Demak, 15 Oktober 2026 – Dua orang nelayan yang merupakan pasangan ayah dan anak, Jais (58) dan Ahmad Sholeh (35), warga Desa Kedungmutih, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat dilaporkan hilang saat melaut. Kedua korban ditemukan di perairan laut Kendal pada Kamis (15/10/2026) usai perahu yang mereka tumpangi kehabisan bahan bakar minyak (BBM) dan terombang-ambing terbawa arus ombak.
Berdasarkan laporan kronologi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Demak, peristiwa ini bermula ketika kedua nelayan berangkat mencari ikan pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Kebiasaan korban biasanya sudah mendarat kembali pada pukul 14.00 WIB siang, namun hingga Kamis kedua korban tak kunjung pulang. Pihak keluarga, Emilia Atika Putri (istri korban), kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pada Rabu malam pukul 22.30 WIB untuk meminta bantuan pencarian.
Merespons laporan darurat tersebut, tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Demak, Polres Demak, Polairud Jepara, Polsek Wedung, Koramil Wedung, relawan Demak Rescue, serta warga sekitar langsung meluncur ke Tempat Kejadian Musibah (TKM). Operasi Pencarian dan Pertolongan (OPSAR) dilakukan dengan menerjunkan satu unit perahu karet bermesin milik BPBD Demak untuk menyisir aliran Sungai Serang SWD 2 mengarah ke batas perairan laut Wedung dan Jepara.

Setelah upaya pencarian intensif, keberadaan perahu korban akhirnya berhasil terdeteksi di perairan laut Kendal dalam kondisi mesin mati karena kehabisan BBM. Tim SAR segera melakukan evakuasi dan memastikan kedua korban dalam keadaan sehat. Suasana haru dan lega menyelimuti kedatangan kedua nelayan tersebut saat diserahterimakan kembali kepada pihak keluarga di kediaman mereka di Desa Kedungmutih dengan didampingi oleh petugas BPBD dan aparat setempat.