Demak, 16 Oktober 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak mendistribusikan bantuan pasokan air bersih dengan total volume mencapai 55.000 liter pada hari Kamis (15/10/2026). Bantuan berskala besar ini disalurkan secara khusus untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana kekeringan di wilayah Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.
Tindakan pendistribusian ini merupakan respons dan tindak lanjut langsung atas surat permohonan yang diajukan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Banyumeneng guna mengatasi krisis air harian warganya. Berdasarkan data hasil asesmen Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Demak, krisis air bersih tersebut berdampak pada ratusan Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di belasan rukun tetangga di wilayah RW 03, RW 01, dan RW 02.

Guna menunjang operasional penyaluran air ke area permukiman yang padat, BPBD Demak mengerahkan 5 unit armada truk tangki air yang mendistribusikan total 11 ritase tangki, di mana masing-masing berkapasitas 5.000 liter. Seluruh pendanaan untuk 11 tangki air bersih pada operasi kali ini bersumber dari kontribusi dan dukungan BPJS Kesehatan Cabang Semarang.
Kegiatan distribusi di lapangan melibatkan sinergi dari personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Semarang, anggota Koramil Mranggen, aparat Pemdes, serta relawan dari PB Angkling Kusumo dan Demak Rescue. Berdasarkan pantauan dokumentasi di lapangan, kehadiran armada truk tangki oranye milik BPBD disambut warga yang telah mengantrekan ratusan wadah penampungan di halaman dan pinggir jalan. Di bawah pengawasan aparat TNI (Koramil) setempat, petugas BPBD dan masyarakat saling bahu-membahu mengalirkan air dari selang truk ke dalam puluhan galon air mineral berbahan plastik bening, tandon drum berwarna biru, serta berbagai macam ember dan bak cucian.