Untuk menyikapi hal tersebut perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi sehubungan adanya beberapa ancaman bencana di wilayah Kabupaten Demak. Seperti halnya bencana banjir, tanah longsor, angin kencang/puting beliung yang merupakan kelompok bencana hidrometeorologi pada musim penghujan.
Acara tersebut dihadiri oleh Asisten I, Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak, jajaran Kodim 0716, Polres Demak, dan relawan BPBD. Hadir sebagai narasumber yaitu Sekretaris BPBD Kab Demak Bapak Mahfudz, SH. Kabid Kedaruratan BPBD Provinsi Jawa Tengah Bapak Purwito, S.Pd
Dengan adanya beberapa ancaman bencana yang mungkin bisa terjadi di wilayah Kabupaten Demak pada musim penghujan ini, ia minta kepada semua pihak untuk bersatu-padu melakukan langkah-langkah antisipasi. Termasuk apabila benar-benar terjadi bencana, resikonya bisa ditekan seminimal mungkin. Oleh karenanya melalui kegiatan ini diharapkan kita dapat mengevaluasi kekuatan daerah dalam menghadapi bencana, baik dalam hal kekuatan personil, peralatan/alat-alat rescue maupun evakuasi, sistem komunikasi serta logistik.
”Bencana memang tidak bisa dihindari. Namun setidaknya kita dapat mengantisipasi dan memberikan reaksi cepat melalui prediksi kepada masyarakat untuk meminimalisir jatuhnya korban,” Sinergitas banyak pihak dalam menanggulangi bencana sangat penting karena #PenanggulanganBencanaUrusanBersama. Kolaborasi multipihak atau pentaheliks, yaitu pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat dan media massa, menjadikan penanggulangan bencana akan berlangsung efektif dan efisien.



