Desa Jleper merupakan satu diantara desa di Kabupaten Demak yang berada di wilayah zona merah bahaya banjir. Selain banjir Desa jleper juga memiliki potensi ancaman bencana berupa angin kencang, banjir, gempa bumi, kebakaran, dan kekeringan (09/11).
Pada tahun 2014 Desa Jleper resmi ditetapkan menjadi desa tangguh bencana (destana), tujuan dari program desa tangguh bencana adalah menyiapkan desa yang tangguh dan mandiri dalam menghadapi bencana dan memulihkan diri dengan segera. Fokus dari program destana adalah meningkatkan kapasitas pemerintah desa, relawan FPRB, dan masyarakat melalui kegiatan kesiapsiagaan.
Hasil dari berjalannya program destana diantarnya adalah berjalannya kegiatan peningkatan kapasitas untuk masyarakat dan relawan seperti sosialisasi, pelatihan, dan simulasi, serta terdapat sistem peringatan dini. Dampak dapat dilihat dari partisipasi masyarakat dalam kegiatan pengurangan risiko bencana dan tanggap darurat.