Demak, 23 Juli 2026 – Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Demak, Basarnas Pos Semarang, TNI-Polri, pemerintah setempat, serta unsur relawan berhasil mengevakuasi korban laka air di Bendung Karangpancing, Sungai Karangpancing, Desa Rejosari, Kecamatan Karangawen, pada Kamis (23/7/2026).
Peristiwa bermula sekitar pukul 13.30 WIB, ketika seorang warga yang sedang memancing melihat seorang laki-laki berjalan menuju jembatan Karangpancing dan kemudian melompat ke aliran Sungai Karangpancing. Saksi bersama warga sekitar sempat melakukan upaya pertolongan dan pencarian secara mandiri selama kurang lebih satu jam, namun korban belum berhasil ditemukan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada BPBD Kabupaten Demak pada pukul 15.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Demak segera mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) menuju lokasi untuk melaksanakan asesmen sekaligus berkoordinasi dengan Tim SAR Gabungan dalam proses pencarian korban. Operasi pencarian dilakukan menggunakan perahu karet Basarnas Pos Semarang dan perahu viber BPBD Kabupaten Demak, disertai dukungan peralatan selam untuk menyisir area sekitar lokasi korban dilaporkan tenggelam.

Setelah dilakukan penyisiran intensif di sekitar bendung, pada pukul 17.06 WIB korban atas nama Inan Alkarim (28), warga Dukuh Rimbu Kidul RT 01 RW 09, Desa Rejosari, Kecamatan Karangawen, berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Operasi SAR resmi ditutup pada pukul 17.27 WIB.
Operasi pencarian melibatkan BPBD Kabupaten Demak, Basarnas Pos Semarang, Polsek Karangawen, Koramil Karangawen, Pemerintah Kecamatan Karangawen, Pemerintah Desa Rejosari, Babinsa, Bhabinkamtibmas, FPRB Demak, Demak Rescue, Kaliaga Rescue, Ubaloka, serta masyarakat sekitar.