Demak, 3 September 2026– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak mendistribusikan bantuan air bersih sebanyak 75.000 liter pada Rabu (2/9/2026). Bantuan ini disalurkan ke wilayah terdampak bencana kekeringan di Desa Ngaluran (Kecamatan Karanganyar), Desa Kebonbatur dan Desa Banyumeneng (Kecamatan Mranggen), serta lingkungan SMPN 1 Wedung.
Penyaluran pasokan air ini merupakan tindak lanjut atas surat permohonan dari pemerintah desa setempat dan pihak sekolah guna memenuhi kebutuhan dasar warga akibat bencana kekeringan. Berdasarkan data asesmen BPBD, krisis air ini berdampak pada ribuan jiwa di Desa Ngaluran, Desa Kebonbatur, dan Desa Banyumeneng (termasuk 100 jiwa di Ponpes Girikusumo), serta 240 jiwa penerima manfaat di SMPN 1 Wedung.

Kegiatan ini juga melibatkan bantuan personel dari Kodim 0716, BBWS Pamali Juana, Perangkat Desa, pihak sekolah, serta sukarelawan dari PB Anglingkusumo dan Relawan PB Demak Rescue. Guna memenuhi total kebutuhan 15 tangki air berkapasitas masing-masing 5.000 liter, BPBD Demak berkolaborasi dengan berbagai instansi. Armada truk tangki yang dikerahkan meliputi 5 unit dari BPBD, 1 unit dari Kodim 0716 Demak, dan 2 unit dari BBWS Pamali Juana. Alokasi distribusi dibagi secara proporsional, yakni 5 tangki untuk Desa Ngaluran, 3 tangki untuk Desa Kebonbatur, 6 tangki untuk Desa Banyumeneng, dan 1 tangki untuk SMPN 1 Wedung.