Demak, 21 September 2026 – Insiden kecelakaan air (laka air) yang menelan korban jiwa terjadi di aliran Sungai Tuntang, tepatnya di wilayah Dukuh Sindon RT 06 RW 01, Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak pada hari Minggu (20/9/2026). Seorang pelajar tingkat SMP bernama Yogi Satria Sadarma asal Desa Pulosari, Kecamatan Karangtengah, dilaporkan meninggal dunia usai tenggelam dan terseret arus sungai pada sekitar pukul 10.15 WIB.
Berdasarkan kronologi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Demak, peristiwa bermula pada pukul 09.00 WIB saat korban bersama delapan orang temannya berkumpul di Jembatan Ploso. Mereka kemudian berkunjung ke rumah salah satu rekannya di daerah Sindon dan memutuskan untuk berenang bersama di Sungai Tuntang. Nahas, saat sedang berenang, korban bergerak terlalu ke tengah sungai sehingga tidak mampu menahan kuatnya arus dan hanyut. Lima orang rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan secara langsung, namun usaha tersebut gagal menyelamatkan nyawa korban.

Merespons laporan darurat yang masuk pada pukul 10.49 WIB, tim SAR gabungan segera diterjunkan ke Tempat Kejadian Musibah (TKM) untuk melakukan operasi pencarian dan evakuasi. Operasi ini melibatkan personel dari BPBD Demak, Basarnas Semarang, Polsek Guntur, Koramil Guntur, warga sekitar, serta tim relawan dari Gelagah Wangi, Demak Rescue, dan Obaloka.
Dalam proses pencariannya, petugas gabungan menyisir permukaan air menggunakan satu unit perahu fiber dari BPBD dan satu unit perahu bermesin milik Basarnas. Tim Basarnas Semarang juga turut menyiagakan dua unit perlengkapan selam lengkap untuk mendukung upaya evakuasi korban jiwa di bawah permukaan air.