Atasi Kekeringan di Mranggen, BPBD Demak Salurkan 60.000 Liter Air Bersih ke Desa Banyumeneng dan Kangkung

Demak, 13 Oktober 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak mendistribusikan bantuan pasokan air bersih sebanyak 60.000 liter pada hari Senin (12/10/2026). Bantuan tersebut disalurkan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana kekeringan di dua wilayah, yakni Desa Banyumeneng dan Desa Kangkung, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Pendistribusian air ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas surat permohonan resmi yang diajukan oleh masing-masing Pemerintah Desa (Pemdes). Berdasarkan hasil asesmen Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Demak, krisis air bersih di Desa Banyumeneng berdampak pada 378 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di beberapa rukun tetangga di wilayah RW 01 dan RW 03. Sementara itu, kekeringan di Desa Kangkung memengaruhi 208 KK yang berada di lingkungan RW 07, RW 02, dan RW 01.

Untuk melayani ribuan warga di kedua desa tersebut, BPBD Demak mengerahkan 4 armada truk tangki guna mendistribusikan total 12 ritase tangki yang masing-masing berkapasitas 5.000 liter. Rincian alokasinya mencakup 8 tangki untuk Desa Banyumeneng dan 4 tangki untuk Desa Kangkung. Pendanaan untuk kegiatan distribusi air bersih ini didukung penuh oleh mitra instansi, dengan rincian 11 tangki bersumber dari CSR PT PLN (Persero) ULP Demak dan 1 tangki didanai oleh gabungan PGRI Provinsi Jawa Tengah serta PGRI Kabupaten Demak.

Operasi penyaluran air melibatkan sinergi antara personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Koramil Mranggen, para donatur (PGRI), aparat Pemdes, serta tim relawan dari PB Angkling Kusumo dan Demak Rescue. Di lapangan, para petugas dan relawan yang mengenakan seragam oranye tampak bahu-membahu melayani warga dengan mengalirkan air dari selang truk tangki secara bergantian ke deretan galon air mineral kosong, berbagai macam ember dan jerigen, hingga drum tandon air berukuran besar milik masyarakat setempat.