Demak, 22 Oktober 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Demak mendistribusikan pasokan bantuan air bersih dengan total volume mencapai 85.000 liter pada hari Senin (19/10/2026). Penyaluran berskala besar ini ditujukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak krisis air akibat bencana kekeringan di wilayah Kecamatan Karangawen, Kecamatan Mranggen, dan Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. Bantuan ini didukung penuh oleh pendanaan dari pihak PLN Demak.
Operasi distribusi air bersih tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas surat permohonan resmi yang diajukan oleh masing-masing Pemerintah Desa (Pemdes) kepada BPBD Demak. Berdasarkan data asesmen Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Demak, bantuan didistribusikan ke empat desa yang paling terdampak, yakni Desa Rejosari dan Desa Brambang (Kecamatan Karangawen), Desa Kangkung (Kecamatan Mranggen), serta Desa Tedunan (Kecamatan Wedung). Krisis air di empat desa tersebut memengaruhi ribuan jiwa, dan pasokan air juga dialokasikan untuk mengisi tempat penampungan di Mushola Baitul Huda, Desa Tedunan.

Guna menunjang operasional penyaluran ke berbagai lokasi yang tersebar di tiga kecamatan, BPBD Demak menerjunkan 5 armada truk tangki air, yang masing-masing berkapasitas 5.000 liter. Alokasi ritase pembagiannya mencakup 5 tangki untuk Desa Rejosari, 3 tangki untuk Desa Brambang, 7 tangki untuk Desa Kangkung, dan 2 tangki untuk Desa Tedunan. Operasi ini melibatkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Pemdes setempat, serta relawan dari RPB Demak Rescue dan RPB Kalijaga.
Berdasarkan pantauan di sejumlah titik permukiman warga, para petugas BPBD tampak bahu-membahu bersama warga mengalirkan air dari truk tangki. Petugas menyemprotkan air menggunakan selang tebal secara langsung ke dalam puluhan galon air mineral plastik bening yang diantrekan warga, serta ke dalam sebuah kolam terpal biru buatan warga yang disangga dengan anyaman bambu kokoh sebagai tandon air darurat. Di titik lain, petugas juga mengisi bak penampungan permanen berukuran besar yang dilapisi terpal merah cerah di depan rumah bata warga.